Rabu, 14 Maret 2012

Staf Ahli Nissan Diminta Selidiki Kasus Olivia

  • Staf Ahli Nissan Diminta Selidiki Kasus Olivia

Menyusul tewasnya model belia Olivia Dewi Soerijo (17), setelah Nissan Juke yang dikendarainya menabrak tiang papan reklame dan terbakar di jalan Sudirman, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu, Polda Metro Jaya berencana mendatangkan tenaga ahli Nissan dari Jepang.

Rencana ini disampaikan Kombes Pol Dwi Sigit Nurmantyas, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya kepada wartawan, Selasa (13/3). Untuk mendatangkan ahli dari Nissan Jepang, Polda Metro Jaya berencana menggandeng PT Nissan Motor Indonesia (NMI) untuk mengidentifikasi penyebab terbakarnya Juke yang dikendarai Olivia.

Pakar Nissan tersebut nantinya bekerja menyelidiki dugaan persoalan teknis pada mesin dan body yang menjadi penyebab Juke terbakar usai menabrak tiang. Selama proses identifikasi, ahli Nissan Jepang akan didampingi tim laboratorium forensik Mabes Polri.

"Hasil identifikasi ahli dari Jepang nanti diketahui mengapa Nissan Juke terbakar. Hasil penyelidikan sementara polisi, penyebab kecelakaan adalah out of control, tapi untuk memastikannya kita tunggu hasil pemeriksaan tenaga ahli dari Jepang," kata Sigit. Hasil pemeriksaan teknis ahli Nissan tersebut menjadi rujukan polisi untuk menilai kelayakan Juke yang dipakai Olivia.

Mantan gadis sampul ini mengalami kecelakaan di Jl Sudirman Jakarta, Sabtu (10/3)) pukul 03.00 WIB. Dia tewas saat mengemudikan Nissan Juke B 60 GOH yang terbakar setelah menabrak tiang reklame di depan Mid Plaza Hotel.

Peristiwa terbakarnya Juke mengundang klarifikasi dari NMI terhadap tudingan Juke bermasalah. Direktur Nissan Indonesia, Teddy Irawan mengatakan, ini adalah kasus pertama Juke terbakar akibat tabrakan. Sejauh ini Nissan belum menerima laporan adanya keluhan persoalan teknis yang membahayakan dari para pengguna Juke.

Seperti diberitakan situs ini sebelumnya, beberapa waktu lalu Nissan Motor Company mengumumkan penarikan 250.000 unit kendaraan karena dikhawatirkan terjadi kebocoran pada bahan bakar. Model yang terpengaruh oleh penarikan kembali ini diantaranya meliputi Nissan Juke, March, dan Infiniti.

Nissan mengatakan, ketiga model yang direcall tersebut sebelumnya memiliki masalah di rel bahan bakar pada mesin injeksi langsung (fuel rail of direct injection engines). Persoalan ini dapat mengundang terjadinya kebocoran bahan bakar, dan pada kasus yang ekstrem dapat menyebabkan mobil terbakar, tabrakan atau cidera.

Dampak negatif di atas terjadi akibat sensor tekanan bahan bakar tidak cukup kuat dan perlahan-lahan menjadi longgar. Namun sejauh ini belum ada kecelakaan atau cidera yang dilaporkan terkait permasalahan tersebut. (kpl/nzr/bun)

Sumber : Kapanlagi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar